Football Peace!
Saat ini, perjalanan saya dalam menjadi suporter bola sampai pada momen pemahaman yang baru. Bukan hal yang aneh bagi kami untuk mendukung tim yang kami sukai dan membenci tim lain yang kami anggap sombong atau "mbencekno!". Saya sempat terjebak dalam jebakan kebencian yang awalnya tampak remeh tersebut. Bagi penggemar akut seperti saya, porsi untuk memikirkan klub kesayangan memiliki persentase cukup besar. Jadi akhirnya performa tim, prestasi, maupun kegagalan tim akan mempengaruhi emosi dan perasaan saya. Walau cuma sesaat dan cepat berlalu, saya kini menyadari bahwa saya harus beranjak dewasa dalam hal ini. Sebagai penggemar bola yang dewasa dan memiliki "darah murni" dalam menikmati permainan ini, saya tidak boleh menyimpan perasaan yang negatif. Cacian dan hinaan terhadap tim musuh harus saya singkirkan. Nggak akan ada lagi ceritanya saya mengolok-olok tim lain dengan kata-kata yang kasar.
Saya juga mau terus belajar untuk tidak membaca komentar-komentar kasar dari forum-forum penggemar boal di internet. Sepakbola adalah olahraga yang mengutamakan kekompakan, kebersamaan, dan kegembiraan. Dan saya, akan menikmati tiga hal itu. Menang, kalah, saya mau tetap menikmatinya dengan penuh kegembiraan. Karena itulah saya menyukai sepakbola.